Sabtu, 28 Februari 2015

Surat Kepada Pacarku


Dik...

dengan ini kulampirkan segala rasa
hujan suruh gemuruh
darah yang meloncat-loncat
guntur dan jantung bersiasat

Dik...
kusampaikan dengan ini
: ingin kupinang dirimu
sri bombok bersautan, seteru
tubuhnya bermandikan lumpur
lalu semakin keruh bergelora

kututup surat ini dengan maha segala jawaban
kuakhiri dengan rahasia
apabila saatnya nanti
sebut aku bagai madu
menyelimuti atas segala empedu
apabila saatnya nanti
jangan lontarkan kepadaku peluhmu
karena maaf, aku tidak mampu
melangkahi samudra, memutar balik dunia, dan
apabila saatnya nanti segala resah bermetamorfosa