Rabu, 27 Februari 2013

MATA TUA

Tas putih yang jadi coklat muda
Pak tua dan sepeda onthelnya
seiring memutih rambutnya
juga bongkok punggungya
terselip jelas rangka dibalik hitam kulitnya

ealah rip urip!!!

kaki telanjang
bersahabat dekat dengan panasnya aspal
dikayuh, dikayuh, dikayuh
mata sayu masih saja bekerja
terbesit jelas dari pupilnya
harapan yang sedikit menyiksa
sampai tiba entah dimana
tempat tepat nafkah berada

paling gak kenek gawe TUKU SEGO,

Kamis, 14 Februari 2013

Sajak cinta burung camar


Dalam sepi
burung camar bernyanyi
menghibur aku disini membisu
“kamu disitu, aku cinta……
 
Dalam bisik
Burung camar bernyanyi
Katakan mengapa engkau begitu
“aku diam-diam merindu…..

ketika cinta bertemu rindu
Langit biru menjadi saksi
dari jendela
sajak-sajak terpatri

Kuhela nafas sebelum dan sesudahnya
Seperti ketika berkata terbata ungkapkan cinta

Selasa, 05 Februari 2013

kucumbu kau malam ini



Kulihat indahnya lekuk tubuhmu!
Kudekati dirimu
“Sayang..”
Segera kubebaskan baju,
“Ahhhh..”
kubelai pelan dan kusibakkan sedikit rambut
yang mengganggu pandanganku pada wajah cantikmu,
masih sempat saja kau kibaskan rambutmu,
terurai terjuntai terbawa gravitasi,
ditambah kombinasi kipas angina,
semakin saja terperanjat nafsu ini.
tampak indah sekali kau sayang..
ingin kusegera mencumbumu..
mulai kuraba-raba sekujur badanmu..
“mas.. ayo, cepatlah!!”
kudengar lirih bisikan manja ditelinga kala bibir mulai kudekatkan,
Sampai akhirnya aku datang menjemput mimpi


Surabaya, 5 februari 2013

Dosaku !!!



Ibu….
Ayah….
tulusnya dirimu rawat aku..
saat Belum genap mentari tampak
Sudah kau siap dengan tas jinjing sederhana warna hitam pilihanmu
Demi rumput hijau untukku
Kau rela peluh kotori baju dinasmu
Namun..
Mengapa aku sering bantah
Jika kau suruhku belikan sesuatu
Sering kutunda perintah perintahmu

Wahai penguasa jagad
Tidakkah kau malu punya hamba seperti aku
Yang Seringkali buat orang tua kecewa berarti
Begitu menggunungnya dosaku padamu
Ibu….
Ayah….
Maafkan daku yang tak pernah mengerti dikau
Tanpamu bukan ku manusia
Aku bosan dengan dosa karena dikau..



*Surabaya 19 10 2012
Yusuf nur rohman

Bergantung matahari




Kala senja mulai menutup mata
Berbait bait harapan terbang menuju nirwana
Semoga ada yang berbelas kasih,
semoga ada makanan hari ini,
semoga ,semoga, semoga,
dan semoga negeri ini lebih baik dari hari ini..
namun bukan riang wajah langit yang tampak
seketika gumam lantang terngiang
hoiii.. negeri ini tanah surga
hoiii.. kita merdeka
namun, langit masih saja berduka
tak perduli kata orang orang disana
ya TUHAN seiring munculnya matahari esok hari
tolong kau sampaikan pada orang disana
perhatikan kami ini yang hanya kumpulan putih tulang terbujur tanpa arti
lihatlah, cacing penghuni perut ini harus berpuasa lagi hari ini..
ya matahari..
kugantungkan harapan kami hari ini
sambil kami terseok ciptakan usaha lagi
 





*surabaya 18-10-2012
Yusuf nur rohman