Selasa, 10 Juni 2014

Sepertiga bulan, hujan


Pagi merintih
Rindumu yang tak dingin
Mengutuk diriku yang masih ngantuk

Hujan,
Gelisahmu yang tak padam
Menyeretku basah
Ke dasar harapan

Hisap, telan,
Sebanding dirimu hilang
Perempuanku yang baru saja lupa ingatan
Di pucuk pelangi menghilang!

Burung-burung bersautan
Menandai hari
Nyala kehidupan
Dan diriku melayang pada temaram

Sampai, selalu pulang
Ke batas peraduan!

10  Juni 2014

2 komentar: