Yusuf Nur Rohman
Sabtu, 02 November 2013
Serambi Rindu
Purnama meninggi hidung dan jidatmu
bawah etalase pom bensin
kopi panas, emperan terpaku
bersila menyudutkan bayangmu
kukangkangkan jari-jari
menapaki bibir sampai di pipi
menelanjangi mata sampai di jantung
memeluk rindu sampai bertemu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar