Jumat, 01 November 2013

Titik-Titik Membingungkan

Ning,
Tampaklah keningmu bersembunyi
Teruntai rumusan-rumusan kecil
melandasi ketidak pastian ini

Ning,
Baumu wangi hahaha
Aku suka menjajaki bekas tapak kakimu
diwajahku
tertera sepoi angin
mengombang-ambingkan maksud
senyummu di otakku
Teruntai kata membakar dingin kota,

Ning,
Sebuah lorong sudah berkata
Mengerlingkan cahaya
Berpendar
Suaraku mengadu
Mengasap hingga ke bulan

Ning,
Jantungku berlarian
Hentakannya begitu kentara di
goyangan pipimu menyudutkan alisku
Ditambah anggur semanis senyummu
Aku terbelalak disaksikan bintang

Ning,
Sekian
Nampak indah terpatri dihidupku

Kediri, 1 November 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar