Yusuf Nur Rohman
Minggu, 19 Januari 2014
Pagi sepi, Kembali
Sehabis kemilau bintang yang terdengar olehku hanyalah
desah meradang, mengurai rambut panjang
menggurat sajak dengan pelan
melayang, dan mengapung
terlihat diantara beribu air mata, tenang
serumu menghilang
20 Januari 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar