Minggu, 19 Januari 2014

Pagi sepi, Kembali

Sehabis kemilau bintang yang terdengar olehku hanyalah
desah meradang, mengurai rambut panjang
menggurat sajak dengan pelan
melayang, dan mengapung
terlihat diantara beribu air mata, tenang
serumu menghilang

20 Januari 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar