Kamis, 09 Januari 2014

Titik-titik membingungkan,

Sebuah malam telah intim kupandang
Kupacu kudaku semakin kencang
Menembus alam bawah sadarku
Setengah diriku kularikan di hadapanmu

Mesra kusapa pesona kedipan matamu
ataupun bentuk bibirmu dan alunan desahmu
Lalu segerakan ikut aku
Aku suka bermain gali-menggali


"kembali aku menuliskan derai hujan di tangisku. Rambutku basah memesona. Bersenandung. Mengajak menari."

Berhari kuberkelana
Kutemui perempuaan berambut tebal
Berhari kuamati
Kutemukan matanya bertanya-tanya
Kucari Jawabnya
Ternyata sebuah keraguan

Aku mulai lelah
Dibelenggu kuatmu
Dibuai maluku

28 November 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar