Sabtu, 11 Januari 2014

Sendiri di Warung kopi

Tak apalah,
Waktuku tak lagi lama sayang

Aku buram,
Terlalu nanar bilamana kau harus jatuh di peluknya

Tidak serta merta membalik kata
Yang semakin yakin dengan kenyataan
Gerimis mengundang,
Membasahi cerutu penjual kopi
Lalu mengernyitkan dahi

Basah lidah,
Dicocol sambal kemangi
Pedas wangi
Sedikit panas bibirku kini

12 Januari 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar