Aku pernah suka pada seseorang
saat itu tengah mengenakan kerudung panjang
cokelat muda,
serupa dengan bangku yang kau duduki kini
dari samping aku bisa berjalan menaik dan menurun
terjal dan landainya pipi, hidung serta belahan bibir muda yang kau bawa
tak apa,
kunikmati juga saat dia memberikan senyum padaku lalu
tertawa bersama kawannya
kembali kulirik ketika matamu juga sedang memandang ke arahku
aku sedang memakai jaket abu-abu semasa sma dulu
Udik, tampan juga relatif, tidak sepenuhnya.
tapi itu tadi,
sekarang aku menungguimu
melihatmu diseberang jalan
kerudungmu berkibar,
menikmati pentol yang kau tawarkan padaku sebelum
beranjak dari tempat duduk sebelahku
"sungguh menawan kataku"
lewat suara nyaring klakson jalanan telah kusembunyikan
sudahlah, kuteguk ludahku selanjutnya
bayangmu memudar, menjadi lebih kecil dihadapannya
menua, menjadikan rahangku sulit berkata bahkan
jelas, kulihat pria mirip aku di matanya
begitu senang, pasti
sedekat itu, denganmu
suatu malam aku mimpi
mungkinkah dirimu sadar bahwa aku hadir setiap kau mulai beranjak tidur?
"melihatmu, mereka-reka kejadian seperti benar. Bermain imajinasi.
Memasangkanmu dengan bayangku."
23 Januari 2014